Sinopsis:
Cerita ini berlatar belakang di daerah Prefektur Nagano, menceritakan tentang seorang gadis bernama Yoko Sudo yang menjalani kehidupan pada masa perang dunia kedua. Yoko yang memiliki makna "太陽/Matahari" pada namanya ia selalu memberikan sinar bagi orang-orang disekitarnya karena senyumannya dan dia membantu ibunya yang sakit parah saat sedang dalam masa sulit sampai ibunya tiada. Ketika masa perang dunia kedua Yoko yang seorang pelajar SMA dan drama ini menceritakan sampai dia menjadi guru disebuah sekolah dasar yang mengajarkan pendidikan militer dan dia menikah dengan seorang lelaki pemilik warung makan soba. Dengan kedua kakak laki-lakinya dan juga suaminya ikut berperang pada masa itu.
Cerita ini berlatar belakang di daerah Prefektur Nagano, menceritakan tentang seorang gadis bernama Yoko Sudo yang menjalani kehidupan pada masa perang dunia kedua. Yoko yang memiliki makna "太陽/Matahari" pada namanya ia selalu memberikan sinar bagi orang-orang disekitarnya karena senyumannya dan dia membantu ibunya yang sakit parah saat sedang dalam masa sulit sampai ibunya tiada. Ketika masa perang dunia kedua Yoko yang seorang pelajar SMA dan drama ini menceritakan sampai dia menjadi guru disebuah sekolah dasar yang mengajarkan pendidikan militer dan dia menikah dengan seorang lelaki pemilik warung makan soba. Dengan kedua kakak laki-lakinya dan juga suaminya ikut berperang pada masa itu.
Short Review:
Setelah mengikuti sebagian dari drama ini, menurut saya drama ini sangat inspiratif dan dapat memberikan kita gambaran tentang kehidupan Jepang pada saat perang dunia kedua terjadi dan gambaran masyarakat mereka pada saat mengalami kekalahan saat itu. Selama ini kalau belajar sejarah kita hanya mengetahui tentang hal-hal umumnya saja, seperti tentang perajurit - perajurit yang berperang dan sebagainya. Dalam drama ini setidaknya kita dapat mengetahui bagaimana sih masyarakat yang tinggal di daerah-daerah lain selain Tokyo dan kehidupan mereka pada zaman perang terjadi sampai perang itu terjadi. Bagaimana cara seorang Yoko menjalankan kehidupannya sebagai guru pada masa perang itu.
What Can We Learn From Yoko?
Yoko adalah perempuan yang selalu terlihat ceria -berusaha terlihat ceria- di depan banyak orang. Berikut ini adalah hal-hal yang membuat Yoko menjadi inspirator saya;
1. Selalu Menjadi Penyemangat Bagi Orang Lain
Seperti yang kita (orang Indonesia) percayai mungkin juga orang-orang di negara lain, bahwa nama yang diberikan kepada anaknya adalah sebuah doa atau harapan kita terhadap mereka. Begitu juga Yoko yang memiliki arti matahari, orangtuanya berharap Yoko tumbuh menjadi seorang gaid syang selalu tersenyum dan selalu menjadi penyemangat bagi orang lain. Saat tidak sengaja mengetahui bahwa kakak keduanya, Shige ingin mendaftar sebagai anggota angkatan udara dia selalu menyemangatinya, sesulit apa pun keadaan yang mereka hadapi tokoh yang diperankan oleh Mao Inoue ini selalu berusaha menyemangati sekelilingnya. Bahkan saking baik dan ramahnya Yoko, suaminya sempat menolak menikahinya karena harus pergi berperang dan tak ingin jika suatu saat nanti Yoko menjadi seorang janda jika ia tidak bisa kembali dengan selamat akibat berperang.
2. Sangat Berdedikasi Pada Pekerjaannya
Di dalam drama ini Yoko diceritakan sebagai seorang guru di sekolah dasar pada zaman perang dunia II terjadi. Pada masa itu ia harus mengajarkan muridnya untuk mengorbankan diri pada negara dan persiapan-persiapan menghadapi perang. Dalam beberapa episode terlihat jelas peran Yoko sebagai guru yang disenangi murid-muridnya dan sangat mencintai negaranya) Jepang. Saat Jepang mengalami kekalahan pada perang dunia ke II, guru-guru di sekolah tempat dia mengajar diperintahkan oleh pemerintah mereka untuk menghapus beberapa bahan pengajaran dan mengatakan apa yang mereka ajarkan adalah salah, pada adegan itu sempat terlihat Yoko menangis karena merasa bersalah kepada murid-muridnya telah mengajarkan hal-hal yang salah pada mereka.
3. Selalu Kuat Apa Pun Situasi Yang Dihadapi
Ditinggalkan ibunya yang meninggal karena sakit, dia harus membantu pekerjaan rumah. Lalu pada masa perang dia harus melihat kedua kakaknya dan suaminya pergi berperang, dan kakak pertamanya Haruki juga tewas saat sedang bertugas. Walau pada awalnya dia sempat sedih tapi ia berhasil kembali ceria demi membangkitkan suasana dalam sekitarnya.
Itulah hal-hal yang membuat saya terinspirasi dengan sosok Yoko Sudo, bagaimana ia selalu bertingkah laku di sekitar semua orang, ramah, guru yang disenangi murid-muridnya dan masih banyak alasan lainnya.
Naah ... sudah ada dua tokoh nih yang kita bahas. Masih banyak tokoh dan drama Jepang lainnya yang jadi inspirasi saya dan mungkin juga bisa menginspirasi kalian juga. Nantikan post berikutnya yaa^_^ see you
Source: http://mydramalist.com


Waah jadi penasaran dengan sosok Yoko, nanti nonton aah
ReplyDelete